10 Penyebab Rusaknya Smartphone Android

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menggunakan smartphone untuk membantu berbagi aktivitas yang kita lakukan, baik dalam hiburan maupun pekerjaan. namun sering kali smartphone suka mengalami error atau lemot karena seringanya dipakai sehingga banyank chech atau aplikasi yang tidak berguna, maka dari itu kita harus benar-benar merawat smartphone itu supaya kinerjanya tetap ok dan stabil.

Kali ini saya akan membahas tentang 10 penyebab rusaknya smartphone android. Terkadang kita keasikan memainkan smartphone tanpa tau dampak dari seringnya smartphone itu dipakai, maka berikut inilah beberapa penyebab yang dapat merusak smartphone anda.

1. Menggunakan Task Killer (Menutup Aplikasi Secara Manual)

Banyak orang yang mungkin menggunakan task killer untuk menutup aplikasi dari recent app menu. Ternyata itu tanpa kita duga, bahwa hal tersebut akan membahayakan kinerja smartphone.

Ketika pertama kali membuka aplikasi, data aplikasi tersebut akan tersimpan pada memori RAM. Sehingga ketika membuka aplikasi itu untuk kedua kalinya maka aplikasi itu akan berjalan dengan cepat karena data atau chechnya masih tersimpan pada memori RAM.

Apabila kamu menghapus aplikasi yang tadi anda buka pada recent app menu atau menghapus cache, maka data yang tersimpan dalam memori RAM-pun juga akan ikut hilang. Nah, Jadi apabila kamu membuka aplikasi itu lagi maka akan dimulai dari awal lagi. Maka dari itu janganlah terlalu sering menggunakan Task Killer karna akan memperlambat kinerja smartphone kamu.

2. Menggunakan Antivirus Lebih Dari Satu

Apabila kamu menggunakan antivirus untuk melindungi smartphone-mu. penting untuk diingat bahwasanya antivirus akan memakan banyak memori RAM dan juga daya baterai smartphone dalam jumlah yang cukup besar. Aplikasi Antivirus ini merupakan aplikasi intensif yang berjalan dibalik layar.

Dengan memasang lebih dari satu antivirus tidak akan membuat smartphone-mu terlindungi. Maka dari itu, apabila kamu akan menggunakan antivirus, pastikan kamu memilih antivirus yang terpercaya. Selain itu, gunakanlah satu antivirus pada smartphone-mu karena kalau lebih akan menghambat kinerja.

3. Malas Untuk Memperbarui Software

Sistem operasi pada smartphone android-mu harus diperbarui secara berkala. Hal ini berfungsi untuk memperbaiki keamanan pada software. Maka Apabila kamu menerima pesan untuk segera memperbarui software, langsung lakukan pembaruan.

Kamu juga bisa mengatur perangkat Android untuk otomatis memperbarui software. Dengan demikian, Android kamu bakal memiliki performa lebih baik dan efisien.

4. Jangan unduh aplikasi dari sumber tak jelas

Banyak file apk yang bertebaran diberbagai website atau blog, namun hal itu ternyata dapat dimanipulasi menjadi sebuah aplikasi bumerang bagi smartphone kamu karena bisa saja itu adalah virus. Maka sebaiknya selalu mengunduh aplikasi dari sumber yang yang terpercaya seperti APKfun atau  jalantikus dan yang lainya, tetapi akan lebih baik jika mengunduhnya di Google Play Store.

5. Jangan Terlalu Sering Me-Restar

Penyebab kelima ini banyak yang menjadikan kontoversi. Akan tetapi, me-restart Android dalam waktu seminggu sekali adalah hal yang sehat untuk dapat dilakukan. Dengan begitu memori yang telah disimpan dan juga data cache temporer dapat dihapus sebab tak lagi diperlukan.

6. Sering menggunakan smartphone sambil mengisi daya baterai

Penyebab rusaknya smartphone Android selanjutnya ialah terlalu sering menggunakan smartphone sambil di charger.

Perlu diketahui penggunaan smartphone sambil dicharger dapat menghasilkan panas yang berlebihan sehingga hal itu akan menyebabkan performa prosesor Android kamu jadi tidak setabil dan yang lebih parah lagi baterai smartphone Android kamu akan cepat rusak.

Untuk itu ketika smartphone Android Anda dicharger, biarkanlah hingga baterai terisi penuh supaya Smartphone Android kesayangan kamu tidak cepat rusak.

7. Lupa menutup aplikasi yang telah digunakan

Khusus untuk aplikasi Android bisanya setelah digunakan tidak akan menutup secara sepenuhnya, aplikasi yang telah digunakan bisanya akan berjalan di belakang layar smartphone Android.

Jika Anda tidak menutupnya, kemungkinan besar baterai smartphone Android kamu akan cepat habis. Untuk itu sesudah menggunakan aplkasi di Android, tutuplah secara manual dengan menekan tombol Home Button.

8. Penggunaan casing yang tak tepat

Untuk memperindah smartphone Android, terkadang ada yang kerap mengganti atau bahkan menambahkan alat pada casing Android-nya. Perlu diketahui bahwa alat yang tak sesuai dengan casing Android dapat menjadi penyebab rusaknya smartphone Android Kamu.

9. Lupa mematikan fitur WiFi atau Bluetooth

Salah satu kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan rusaknya smartphone Android ialah lupa mematikan bluetooth dan wifi. Hal itu karena pada saat berada dalam jangkauan koneksi, smartphone Android kamu akan terus mencari atau memindai koneksi wifi.

Hal seperti ini dapat mengakibatkan kinerja smartphone Android kamu akan semakin keras dan dapat membuat baterai smartphonemu cepat habis.

10. Cache Menumpuk

Pada dasarnya cache yang menumpuk di smartphone Android kamu sangat berguna untuk mempercepat peroses dalam membuka aplikasi. Namun apabila dibiarkan, hal ini bisa membani memori ram smartphone Android kamu. Sehingga hal ini dapat menjadi penyebab rusaknya smartphone Android kamu.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Penulis artikel, designer template t-shirt dan website

Releted Post:

Disqus Comments