Skip to main content

follow us

Cara Mencegah Terjadinya Bootloop Pada Smartphone Android - Mungkin kata-kata bootloop telah familiar untuk kamu yang menggunakan smartphone android. Namun ada juga sebagian pengguna yang belum mengetahui apa yang diamksud dengan bootloop atau mungkin belum pernah mengalaminya.

Pengertian Android Bootloop ?

Istilah bootloop di ambil berdasarkan asal katanya yang menggabungkan kata 'boot' yang artinya proses menghidupkan perangkat seperti gadget atau pc dan 'loop' yang artinya mengulang atau pengulangan.

Untuk itu dalam keseluruhan bootloop merupakan proses boot atau startup yang berulang atau sering disebut dengan reboot/restar.

Baca Juga Cara Flashing Samsung Galaxy S6 dan Samsung S6 Edge via Odin

Bootloop pada smartphone Android merupakan kesalahan yang terjadi pada sistem atau biasa disebut kegagalan sistem.

Yang dimana pada saat kita menghidupakan perangkat Android dan masuk ke bootscreen, namun sistem tidak berjalan dengan baik atau malah masuk ke bootscreen lagi tidak mau masuk ke menu utama atau homescreen.

Penyebab dari bootloop ini cukup banyak dari mulai memori internal penuh, terlalu banyak cache, terkena virus atau masalah yang lainnya.

Penggunaan smartphone Android yang terlalu lama dan tak pernah di reset ulang atau flashing akan rawan terjadinya bootloop, hal itu karena Android 'lelah' atau file sistem banyak yang error baik itu karena malware atau cache.

Berikut dibawah ini cara mencegah terajdinya bootloop pada smartphone android.

1. Jangan menginstall terlalu banyak aplikasi atau game

Menginstall banyak aplikasi atau game pada android dapat mengakibatkan bootloop, hal itu karena saat ini banyak aplikasi dan game yang terkena malware, selain itu aplikasi dan game ini dapat menghabiskan memori internal.

Untuk itu ada baiknya jika anda menginstall aplikasi yang dibutuhkan saja dan uninstall aplikasi yang tidak/jarang digunakan begitupun dengan game. Ohhh iya perlu anda ketahui bahwa terlalu banyak/lama bermain game juga dapat menyebabkan bootloop lho apalagi kalau game itu game HD yang memiliki ukuran file yang cukup besat.

2. Terlalu banyak memodifikasi smartphone android

Mungkin untuk kamu yang kurang puas dengan tampilan Androidnya, kamu akan berusaha semaksimal mungkin untuk merubah tampilan Androidnya. Namun perlu anda ketahui terlalu banyak memodifikasi smartphone Android dapat mengakibatkan bootloop kelas berat lho.

Hal itu karena telalu banyak memodikasi smartphone Android dapat mengakibatkan IC Emmc semakin lemah karena cache pada sistem semakin menumpuk. Maka dari itu kalau ingin merubah tampilan, rubahlah sesekali jangan terlalu sering Ok.

3. Rooting pada Smartphone Android

Perlu anda ketahui melakukan rooting juga dapat mengakibatkan booloop apabila cara yang anda lakukan tidak sesuai dengan prosedur. Rooting ini dapat membaskan smartphone anda dari keamanan android, dalam artian virus yang bertebaran di internet atau aplikasi akan dapat masuk secara mudah karena keamanan smartphone android anda telah duhilangkan.

4. Hindari memori internal penuh

Untuk mencegah terjadinya boolopp yang keempat ialah menghindari memori internal penuh. Hal ini supaya sistem pada smartphone android anda bekerja secara kompatibel.

Karna apabila memori internal penuh, smartphone android anda akan kebingungan untuk menyimpan cache yang dihasilkan dari aplikasi, game dan internet. Sehingga terjadilah kegagalan sistem yang diakhiri dengan boolooop.

5. Jangan pernah mengedit apalagi menghapus file system build.prop

Mungkin untuk kamu yang suka modifikasi smartphone androidnya, sudah tak awam lagi dengan yang namanya build.prop.

Bulid.prop ini merupakan sebuah file yang berisi sekumpulan script. build.prop ini biasanya diedit untuk meningkatkan performa smartphone android.

Emang sih terkadang ada yang berhasil namun ada juga yang gagal, yang pada akhirnya smartphone tersebut menjadi bootloop.

Jadi untuk kamu yang suka otak atik build.prop diharapkan untuk hati-hati dan ikuti prosedur yang ada.

Nah itulah cara mencegah terjadinya bootloop pada smartphone android yang bisa saya sampaikan, semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.

Pada dasarnya Bootloop memiliki dua kategori yang bisa dibedakan dari faktor penyebab terjadinya bootloop itu. Oleh karena itu tingkatan kerusakan pada bootloop ini juga beragam.
Baca Juga Cara Mengatasi Bootloop atau Softbrick pada Xiaomi Redmi 2
Bootloop ringan dapat diatasi hanya dengan factory reset lewat cwm recovry sedangkan, bootloop berat yang disebabkan oleh malfungsi akibat dari kesalahan prosedur bisa berakibat fatal dan bahkan mengharuskan proses instalasi ulang sistem Android anda.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar